Menyambug tulisan saya yang membahas tentang A Monstrous
Regiment Of Women (Misteri Pembunuhan Di Bait Allah). Merry mendapat kabar
bahwa temannya Veronica mengalami sebuah kecelakaan yang cukup parah sehingga
harus mendapatkan perawatan di rumah sakit. Kabar itu akhirnya membawa kembali
Serlock dan kekasihnya Miles untuk bergantian menjaga Veronica dirumah sakit.
namun, Marry meminta agar penjagaan terhadap Veronica diperketat dan setelah
dokter mengizinkannya pulang maka Veronika harus berada jauh dari tempatnya
saat ini agar aman. Karena Marry merasa bahwa ini bukanlah sebuah kecelakaan
yang tidak disengaja. Melainkan sebuah pembunuhan berencana yang gagal. Dan
Miles akhirnya menemani Veronica untuk mengamankan dirinya di sebuah pondokan
yang jauh, asri, dan aman. Hal ini dapat membuat keduanya saling bertambah
cinta, namun bisa juga membuat keduanya saling membenci.
Akhirnya Marry Russel semakin menajamkan penyelidikan nya terhadap
kasus ini, yang menurutnya sangat berkaitan dengan Bait Allah. Meskipun Marry
merasa bahwa pembunuhan ini sangat berhubungan dengan Margery Childe, namun
Marry percaya bahwa ini sam sekali bukan Margery yang melakukannya. Hingga
akhirnya Marry diculik oleh Dua orang yang begitu cerdas dan terpelajar. Dia
menjadikan Marry sebagai tawanan yang di bekap didalam sebuah gudang anggur
bawah tanah yang begitu apek dan dingin. Tanpa sedikitpun cahaya. Bahkan setiap
beberapa jam sekali Marry di suntikkan obat-obatan dan membuatnya seakan
menjadi pecandu yang sangat.
Dengan sedikit kesadaran dalam diri Marry. Ia merasa hidupnya
sangat membosankan dan buta akan dunia luar, bahkan akan waktu. Sekeras apapun
Marry berusaha untuk melawan rasa candu yang ditimbulkan oleh obat-obatan
tersebut, namun tak ayal bahwa Marry juga semakin menikmati dan menantikan saat
dimana suntikan itu akan di salurkan lagi kedalam syaraf-syaraf tubuh dan
otaknya.
Hingga akhirnya pun Sherlock Holmes berhasil menemukan tempat
persembunyian itu dan menemukan Marry Russel dalam keadaan kacau balau. Rambut
berantakan, lengan penuh bekas suntikan, dan badan yang bau. Namun, 2 (dua)
dari kawanan penculiktersebut berhasil melarikan diri. Marry pun dituntut
karena dituduh sebagai pengguna obat-obatan. Namun, dengan sedikit usaha
akhirnya Sherlock berhasil meyakinkan para polisi bahwa Marry mendapakan
paksaan saat menyuntikkan obat-obatan tersebut kedalam tubuhnya.
Setelah kejadian tersebut, Marry merasa membenci semua orang,
bahkan gurunya (Sherlock). Namun demikian, Sherlock pula yang berhasil
membujuknya untuk keluar dari kamar dan berjalan-jalan ringan disebuah taman. Hingga
akhirnya Marry merasa perlu meneruskan penyelidikannya terhadap kasus ini.
Namun Sherlock pun turut bersamanya, walaupun Marry berusaha keras menolak
bantuannya.
Pada suatu kamis, mereka (Sherlock dan Marry) mengikuti Margery
menuju sebuah gedung berlantai 3 yang kelihatannya tidak terawatt. Mereka ikut
masuk dan berhasil membekap seorang penjaga yang ternyata salah satu dari
penculik Marry sebelumnya. Lalu terdengar suara keributan dilantai atas (laki-laki
dan prempuan) yang tidak lain adalah Margerry childe dan “suaminya” yang
bernama “Claude de Finetti”. Ya ternyata dalang dari semua pembunuhan
yang terjadi di Bait Allah adalah suami dari Margerry. Namun, margerry pun
tidak tahu menahu akan niat dan rencana dari sang suaminya tersebut. Hingga
akhirnya Claude di kejar oleh holmes dan menuju dermaga. Claude menaiki perahu
motor untuk berupaya meloloskan diri dari kejaran Sherlock holmes. Namun,
dengan cekatan Sherlock berhasil mengejarnya dan terjadilah persaingan singit
didalam perahu motor. Sampai akhirnya perahu tersebut menabrak sebuah kapal
yang mengangkut minyak dan tabrakan tidak terhindarkan hingga akhirnya membuat
keduanya terbakar.
Namun, Sherlock berhasil meloloskan diri dan berenang menghampiri
Marry yang terduduk lemas di dermaga. Tanpa diduga akhirnya Sherlock muncul dan
Marry membantunya naik. Sherlock memeluk Marry yang merasa kaget sekaligus
senang melihat orang terkasihnya selamat. Sherlock pun akhirnya mengungkapkan
perasaan bahwa selama ini dia pun mencintai Marry Russeel. Sherlock melamar
Marry dengan keadaan yang sangat berantakan, dan Marry menerimanya.
Setelah eberapa saat Claude ditemukan tewas secara gosong karena
terbakar bersama perahu tersebut. Margery Childe pun merasa bersalah dan
mengembalikan semua uang yang diwariskan para perempuan-perempuan yang tewas
sebelumnya walaupun Margery dinyatakan tidak bersalah karena sama sekali tidak
tahu menahu tentang rencana suaminya.
Veronica dan Miles pun menikah dan dikaruniai tiga orang anak,
sedangkan Margery memilih untuk menyerahkan semua hartanya sebagai penebusan
dosa. Dan ia meninggalkan Bait Allah dan pergi ke pantai barat Afrika dan melakukan banyak
hal hingga akhirnya meninggal akibat epidemic kolera pada tahun 1935.
Marry dan Holmes pun menikah. Dan meskipun tidak membahagiakan
seperti pada umumnya, setidaknya pernikahan antara dua sejoli tersebut tidaklah
membosankan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar